Berita

Foto

Destinasi

Recent Posts

Bakau di Setapuk Besar Sajikan Pemandangan Alam yang Memukau



bakausetapukbesar.com - Wisata mangrove atau bakau kini kian digemari semua kalangan masyarakat. Di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, ini satu diantaranya yang berada di Kelurahan Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara.

Wisata bakau ini menyajikan pemandangan alam yang memukau. Deretan hijau pohon bakau begitu memanjakan mata dikala melihat. Bakau itu berada di tepian pantai. Selain itu, pengunjung juga dimanjakan dengan indahnya matahari terbenam di ujung lautan.

Fasilitas yang disediakan juga tak kalah menarik. Ada jembatan kayu dengan cat warna warni menjadi sarana menyebrang di sungai kecil di kawasan wisata bakau itu. Menghadap langsung ke tepian laut, pengunjung dapat mengabadikan momen di jembatan gantung tersebut.

Tak hanya itu menara yang disediakan dibibir pantai juga sangat memberikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Masyarakat dapat menikmati luasnya lautan dan hamparan hutan bakau nan asri tentu dengan semilir angin pantai dan derai ombak.

Bagi Anda, yang ingin menikmati tepian pantai atau sekadar menikmati sungai kecil di kawasan wisata bakau, juga tersedia penyewaan motor boat. Cukup dengan merogoh kocek Rp3 ribu, pengunjung akan dibawa berkeliling di sekitar kawasan wisata bakau.

Tak ayal setiap sore lokasi ini menjadi sasaran empuk bagi muda-mudi untuk menikmati keasrian wisata alam bakau. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa berswafoto atau selfie di kawasan wisata bakau yang memanjakan mata.

Sumber berita dari Tribun Pontianak 

Indahnya Wisata Bakau Setapuk Besar



bakausetapukbesar.com - Keberadaan taman wisata mangrove atau bakau di Kelurahan Setapuk Besar, Kota Singkawang Utara, Provinsi Kalimantan Barat, ini tidak terlepas dari peran Ketua Kelompok Surya Perdana Mandiri, Jumadi.

Jumadi menjelaskan, sejak berdirinya kelompok Kelompok Surya Perdana Mandiri 2009 lalu terus berupaya membangun konservasi mangrove di lingkungan tempat dia tinggal.

Berawal dari keprihatinannya pada tingginya abrasi di pantai tempat ia tinggal, iapun mulai mengajak masyarakat sekitar untuk mulai menanam bakau. Hingga akhirnya usaha jerih payah kerja keras mereka tersebut menjadikan kawasan pantai penuh ditumbuhi pepohonan bakau.

Keindahan alam inilah yang kemudian menarik minat masyarakat berkunjung ke lokasi wisata bakau itu. Tentu potensi wisata bakau ini menarik minat pihak ketiga untuk mengembangkan lokasi wisata yang mulai berkembang ini.

Namun Jumadi, menolak tawaran tersebut karena ia menilai masyarakat sekitarlah yang paling berhak mengolah lokasi yang telah ia rintis sejak awal.

Sumber berita dari Tribun Pontianak